Pesona Pantai Kerachut Dan Tasik Meromiktik

Tak lengkap ke Penang, Malaysia tanpa mengunjungi Taman Negara Pulang Pinang (Penang National Park). Berlokasi di Barat Laut Teluk Bahang, Taman Negara Pulau Pinang menyajikan panorama pantai yang dramatis. Salah satu rute yang bisa dipilih pengunjung di Taman Negara Pulau Pinang adalah pantai Kerachut.

Masuk ke dalam Taman Negara Pulau Pinang termasuk pantai Kerachut dan Tasik Meromiktik tidak dipunggut biaya alias gratis. Anda hanya perlu mengisi daftar tamu, menuliskan kewarganegaraan dan nomor paspor bagi WNA termasuk tujuan mengunjungi Taman Negara Pulang Pinang. Setelah itu petugas akan memberikan lembar ijin untuk memasuki kawasan Taman Negara Pulau Pinang lengkap dengan peta dan petunjuk jalur.

Pengunjung Taman Negara Pulau Pinang tak hanya berasal Malaysia tapi dari mancanegara seperti Australia, Jerman, Amerika Serikat, China, Inggris termasuk Indonesia. Kondisi Taman Negara Pulau Pinang relatif sepi. Saat hiking di dalam hutan sesekali kita berjumpa dengan travelers dari negara lain.

Hiking menyusuri hutan

Pantai Kerachut bisa ditempuh sekitar dua hingga tiga jam hiking dengan menyusuri hutan, menapaki jalan tanah berliku penuh akar pepohonan, meniti tangga batu curam dan melewati pohon tumbang. Menuju Pantai Kerachut butuh perjuangan. Meski berjarak sekitar 3,4 kilometer dari gerbang masuk, Hiking di Taman Nasional Pulau Pinang membutuhkan kondisi tubuh yang fit dan kemampuan meniti medan yang bervariasi.

Mereka yang tidak terbiasa olahraga tentu akan mudah merasa lelah. Umumnya yang paling berat 15 hingga 20 menit pertama dimana detak jantung makin meningkat dan terasa berat saat bernapas. Jika lelah jangan memaksakan diri dan segera istirahat. Istirahat memulihkan detak jantung secara perlahan hingga ke keadaan normal. 

Medan hiking. Foto: cutitips

Menyusuri Taman Negara Pulau Pinang cocok bagi yang gemar traveling mengeksplorasi kawasan hutan dan pantai. Saat hiking akan terdengar konser musik alam yang berasal dari suara khas satwa hutan. Tak hanya itu monyet, tupai, lemur, burung elang Bondol dan elang Ular Bido hingga kupu-kupu cantik bisa ditemui di dalam hutan.

Kupu-kupu hutan. Foto: cutitips

Hiking merupakan kegiatan yang membutuhkan energi ekstra, melelahkan serta membuat lapar dan haus. Bawa tas punggung kecil berisi makanan seperti coklat atau cemilan yang mengenyangkan serta air minum cukup. Simpan sampah makanan dan minuman di dalam tas agar tidak menyampah di dalam hutan.Keamanan adalah hal yang penting. Agar aman saat hiking gunakan sepatu atau sandal gunung kualitas bagus untuk melindungi kaki dan membantu pergerakan kaki agar lebih maksimal. Pakai baju yang nyaman dengan bahan yang menyerap keringat baik berlengan panjang atau pendek. Tak lupa bawa losion atau spray anti nyamuk karena dalam hutan nyamuk dan serangga menyergap.

Jika hiking bukan pilihan anda opsi lain menuju pantai Kerachut adalah dengan menyewa kapal motor. Pintar-pintar menawar agar tidak kemahalan. Biaya sewa kapal relatif lebih murah jika berangkat secara rombongan.

Rombongan wisatawan menyewa kapal. Foto: cutitips

Begitu sampai pantai Kerachut pengunjung disambut jembatan gantung yang terbuat dari kayu. Jembatan gantung memiliki tali pegangan di sisi kanan dan kiri. Jembatan pantai Kerachut menghubungkan kawasan pantai dan danau Meromiktik. Sebelum turun sempatkan berfoto di atas jembatan dengan latar belakang pantai yang epik dan danau yang unik.

Jembatan Pantai Kerachut. Foto: cutitips

Danau langka

Hal lain yang menarik di pantai Kerachut adalah Tasik Meromiktik. Tasik Meromiktik merupakan danau unik dengan fenomena alam yang langka. Danau Meromiktik mengandung campuran sebagian atau lapisan air yang tidak tercampur sama sekali dengan sumber air utama selama siklus tertentu. Tasik Meromiktik di pantai Kerachut adalah satu-satunya danau di Malaysia yang memiliki karakteristik Meromiktik.

Danau unik Meromiktik. Foto: cutitips

Tasik Meromiktik menampung air laut dan air tawar. Air laut berasal dari pantai Kerachut sementara air tawar berasal dari aliran lima sungai dan air hujan. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya dua lapisan air dengan suhu yang berbeda. Meski dua jenis air berada dalam danau namun keduanya tidak saling menyatu. Air Tasik Meromiktik biasanya surut saat musim kemarau dan kembali penuh pada musim penghujan.

Pantai Kerachut sangat menawan dengan hamparan laut biru mempesona. Perpaduan langit biru, hijau pepohonan, pasir putih dan debur ombak menambah dramatis panorama pantai Kerachut. Berbeda dengan pantai lain yang pasirnya halus, pasir pantai Kerachut berbutir tajam dan keras. Pengunjung disarankan memakai sepatu atau sandal karena cuaca di pantai juga sangat panas. Lantaran pantai Kerachut curam pengunjung dilarang mandi ataupun berenang.

Pemandangan biru Pantai Kerachut. Foto: cutitips

Menikmati pantai Kerachut salah satunya dengan bersantai duduk di bibir pantai. Berteduhlah di bawah pohon yang rindang. Tersedia bangku-bangku kayu yang bisa dipergunakan untuk melepas lelah. Ada juga pengunjung yang sengaja membawa tikar dan menggelarnya untuk rebahan atau tidur. Karena berada di pelosok Penang, pantai Kerachut sepi pengunjung. Kondisi ini mungkin cocok bagi yang ingin berkontemplasi sejenak menghindar dari hiruk pikuk kehidupan kota.

Rehat di pesisir pantai. Foto: cutitips

Sejenak menikmati pantai. Foto: cutitips

Menuju ke Taman Negara Pulau Pinang (Penang National Park) mudah. Cukup naik Bus Rapid Penang nomor 101 jurusan Teluk Bahang, turun di pemberhentian paling akhir. Berangkat lebih pagi saat udara masih segar dan cuaca tidak terlalu panas.

Selamat berlibur ke pantai Kerachut dan Tasik Meromiktik di Penang, Malaysia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.