Delhi & New Delhi: Sering Dikira Sama Padahal Beda

Ilustrasi: New Delhi, India. Sumber: Pixabay

India adalah salah satu peradaban tertua di dunia dengan warisan yang kaya. India memiliki banyak arsitektur bersejarah yang menawarkan karisma dan nostalgia. Setiap dinding menyimpan kisah untuk diceritakan. Monumen-monumen besar dan situs kuno peninggalan kerajaan di masa lampau dan jaman kolonial abadi di sana. salah satunya bisa Anda jumpai di Delhi dan New Delhi.

Membahas tentang Delhi dan New Delhi, sebagian besar dari kita mungkin tidak benar-benar tahu perbedaan Delhi dan New Delhi atau bahkan sulit menarik batas antar keduanya. Sekilas Delhi dan New Delhi terdengar sama. Tapi tahukah Anda bahwa kedua lokasi tersebut adalah dua entitas yang terpisah. Tidak sama tapi saling terkait satu sama lain.

Jika menjawab pertanyaan di manakah ibu kota India, Anda menyebut Delhi atau New Delhi?

Delhi

Pelancong yang baru pertama kali terbang ke India umumnya mendarat di Delhi, kota metropolis kedua terbesar di India. Delhi adalah surganya wisata heritage. Bangunan-bangunan dan monumen tua yang menjadi pusaka kota lestari di sana.

Delhi adalah kota dengan perpaduan unsur modern dan kuno. Delhi berkembang menjadi kota metropolitan di mana jutaan orang dari beragam latar belakang tinggal dan mengejar mimpi di sana. Di lain sisi, Delhi masih mempertahankan warisan situs dan arsitektur bersejarah.

Berada di kota Delhi suasana didominasi estetika kolonial dan kosmopolitan. Monumen-monumen tua dan arsitektur klasik bekas peninggalan masa kesultanan Mughal seperti Benteng Merah (red fort) berusia dua abad, Masjid Jama, Makam Humayun berarsitektur Persia dan Kuil Lotus Delhi menghiasi kota. Menjelajahi monumen bersejarah di kota Delhi pengunjung seolah dibawa kembali ke masa lalu. Menenggok sisa-sisa kejayaan masa kesultanan hebat. Menelusuri sejarah kota yang indah dan megah.

Makam Humayun. Foto: Pixabay

Konon kota Delhi dinamakan oleh Raja Dhilu, seorang raja yang memerintah di wilayah tersebut pada abad ke-1 SM. Delhi dikenal dengan berbagai nama seperti Dehli, Dilli, dan Dhilli. Menurut legenda, Delhi adalah Indraprastha, ibu kota Pandawa dalam epik Mahabharata. Dalam sastra India kuno, Indraprastha yang berarti “Kota Dewa Indra” adalah ibu kota Kerajaan Kuru. Indraprastha dibangun sekitar tahun 1400 SM. Dalam teks-teks Buddha, Indraprastha adalah ibu kota Kuru Mahajanapada. Referensi awal dalam kisah Mahabharata menyebutkan Delhi merupakan area permukiman. Meski tak ada yang tersisa dari Indraprastha. Legenda mengisahkan kota itu telah berkembang.

Delhi menjadi saksi kebangkitan dan kejatuhan banyak kerajaan. Banyak reruntuhan tersebar di seluruh wilayah Delhi sebagai bukti sejarah kota itu. Peninggalannya menyiratkan simbol kemegahan dan kemuliaan di masa lalu. Dalam sejarah India, Delhi pernah menjadi ibu kota lebih dari tujuh kerajaan berbeda.

Delhi berada di tepi Barat Sungai Yamuna, anak Sungai Gangga, sekitar 160 km Selatan Himalaya. Delhi adalah ibu kota bersejarah kesultanan Delhi, kerajaan muslim terbesar pertama yang didirikan di India utara pada 1206. Setelah Mughal menaklukkan kesultanan Delhi, Delhi menjadi salah satu ibu kota utama selain Agra dan Lahore.

Sultah Mughal Shah Jahan membangun Old Delhi sebagai ibu kota kesultanan Mughal. Kota Old Delhi dirancang oleh Ahmad Lahauri arsitek yang juga membangun Taj Mahal. Di Old Delhi kaum bangsawan dan orang-orang kaya tinggal dan bermukim.

New Delhi

Saat Inggris berkuasa di India, Raja George V dan Ratu Mary mengumumkan resmi pemindahan ibu kota dari Kalkuta ke Delhi pada 1911. Inggris membangun sebuah pusat administrasi baru di Bukit Raisina sekitar lima kilometer selatan kota Delhi. Inggris memangkas bagian teratas puncak bukit sehingga membentuk dataran dan mendirikan gedung-gedung pusat pemerintahan. Inilah cikal bakal New Delhi. Lokasi yang dianggap cocok untuk menjalankan roda pemerintahan sekaligus benteng pertahanan.

Pembangunan New Delhi dimulai pada tahun 1912. Arsitek Inggris Edwin Lutyens dan Herbert ditunjuk untuk merancang New Delhi, sebuah distrik di dalam Delhi sebagai ibu kota kerajaan Inggris di India. Gedung-gedung pemerintahan baru, Lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif terpusat di New Delhi. Begitu pun area perkantoran, area perbelanjaan, bisnis, rumah dan bungalow mewah untuk para birokrat di bangun di area baru tersebut. Pembangunan New Delhi sempat terhambat karena Perang Dunia I. New Delhi sebagai Ibu kota baru didedikasikan pada tahun 1931. India mendeklarasikan New Delhi sebagai ibu kota saat merdeka tahun 1947.

Rashtrapati Bhavan. Foto: Abhishek Sagar

Berdasarkan konstitusi India, seluruh kota Delhi adalah wilayah persatuan. Delhi sendiri secara resmi dikenal sebagai Wilayah Ibu Kota Negara atau National Capital Territory (NCT). Wilayah Ibu Kota negara (NCT) didirikan sebelum kemerdekaan India. Setelah merdeka, warga India berduyun-duyun pergi ke Mumbai dan Delhi sehingga populasi di pinggiran kota Mumbai dan Delhi meningkat tajam.

Delhi berkembang menjadi negara bagian tetangga Uttar Pradesh dan Haryana. Kota-kota seperti Gurugram, Noida, Faridabad dan Ghaziabad adalah daerah daerah yang berdekatan dengan Wilayah ibu kota negara atau National Capital Territory (NCT).

Untuk menangani perencanaan dan perkembangan kota-kota tersebut, pemerintah India membentuk Wilayah Ibu Kota Nasional atau National Capital Region (NCR). Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) India adalah wilayah metropolitan yang mencakup Delhi sebagai Wilayah Ibu Kota negara (NTC), termasuk New Delhi, serta wilayah perkotaan yang mengelilinginya yakni Haryana, Uttar Pradesh, dan Rajasthan.

Tujuan membentuk Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) adalah untuk mengembangkan wilayah metropolitan di sekitar Delhi agar bebas dari tekanan populasi yang terus meningkat. Konsep ini sangat penting untuk melindungi infrastruktur Delhi dan menjaga rencana pengembangan wilayah tersebut. Sejak tahun 1990-an New Delhi muncul sebagai simpul penting dalam jaringan perusahaan dan keuangan internasional.

Peta wilayah Delhi. Foto: Mapsofindia
Cantiknya Taman Lodhi di New Delhi

Ibu kota India

New Delhi menawarkan banyak hal untuk wisatawan. Daerah yang dinamis, bersih, rapi, dan asri penuh hijau pepohonan. New Delhi dikenal sebagai tempat teduh dengan banyak pohon-pohon berbunga. Gedung-gedung pemerintah di New Delhi sangat bagus dan terawat. Bangunan-bangunan penting seperti Rashtrapati Bhavan- kediaman resmi Presiden India, gedung Parlemen, gedung Sekretariat negara, rumah Hyderabad, Teen murthi Bhavan, Connaught Place, Jantar Mantar, Taman Lodhi, kuil Akshardham dan Gerbang India adalah landmark yang terkenal di New Delhi. New Delhi adalah Pusat budaya India. Ibu kota unik dengan warisan cerita yang kaya berakar pada sejarah kolonial dan modern.

Delhi dan New Delhi sering digunakan secara bergantian untuk mewakili ibu kota India. Media massa lokal India umum menyebut Delhi atau New Delhi sebagai Ibu kota. Begitu pun dalam percakapan sehari-hari warga India. Mereka biasa menyebut seluruh wilayah ibu kota sebagai “Delhi”. Banyak orang salah informasi dan salah mengidentifikasi Delhi dan New Delhi sebagai tempat yang sama. Padahal New Delhi adalah salah satu dari 11 distrik di Delhi. Sebuah entitas yang lebih kecil dalam wilayah besar kota Delhi.

Hingga hari ini, New Delhi terus berfungsi sebagai ibu kota India. New Delhi sering digunakan sebagai metonim untuk menyebut pemerintah India di dalam negeri maupun di dunia internasional. Hal yang sama seperti Jakarta yang mewakili Indonesia, Washington merujuk Amerika Serikat, Beijing adalah China dan Moskow untuk Rusia.

COPYRIGHT @ CUTITIPS 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.